DKP Kota Bogor dan 13 Kelurahan Siap Mensukseskan Lomba Mulung Sampah Ciliwung


Bogor|Kotahujan.com- 20 unit mobil pengangkut sampah dan puluhan petugas kebersihan siap diturunkan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) untuk Lomba Mulung Sampah Ciliwung, Sabtu (31 Mei) nanti. Hal tersebut disampaikan oleh Uju Juyono, Kepala Bidang Kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bogor dalam rapat kordinasi antara Komunitas Peduli Ciliwung, DKP Kota Bogor, dan perwakilan kelurahan, Senin (26/05) kemarin. Rapat yang juga dihadiri perwakilan dari Kodim 0606 Kota Bogor ini merupakan rapat kordinasi terakhir yang membahas persiapan teknis penyelenggaraan lomba mulung sampah ciliwung antar kelurahan se Kota Bogor.

Selain DKP Kota Bogor, kepanitiaan (relawan) lomba yang termasuk rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) akan melibatkan perwakilan dari BPLH Kota Bogor, PDAM Tirta Pakuan Bogor, KODIM 0606 Kota Bogor, Jaringan KPC hulu-hilir, Mahasiswa Biologi UNPAK, Semut Kecil dan masyarakat umum. Tahun ini, Lomba Mulung Sampah Ciliwung memiliki target merangkul 3000 orang partisipan dan mampu mengangkut 3000 karung sampah di Sungai Ciliwung di Kota Bogor. 

Sebelum memulai lomba, para relawan yang berkumpul di Balaikota Bogor pada pukul 06.00 WIB akan dilepas langsung oleh Walikota Bogor Bima Arya. Ketua Gerakan Ciliwung Bersih yang juga mantan menteri pekerjaan umum Erna Witoelar, Miss Earth Indonesia 2013 Nita Sofiani dan Duta Lingkungan Elma Theana akan turun bersama Walikota Bogor ke Sungai Ciliwung. 

Kriteria penilaian lomba mulung sampah ini menekankan pada dua hal, yaitu jumlah peserta dan jumlah karung sampah yang dihasilkan di masing-masing kelurahan. Selain itu, kreativitas dan inisiatif warga juga menjadi salah satu poin yang akan mendapatkan penilaian. Namun Een Irawan Putra, Koordinator Komunitas Peduli Ciliwung Bogor, mengatakan bahwa tujuan lomba ini bukan semata-mata menjadi pemenang, melainkan menumbuhkan keakraban dan semangat gotong-royong di antara masyarakat.

“Jangan melihat dari nilainya, tetapi bagaimana mengajak warga untuk berpartisipasi. Momen ini adalah sebuah ajang untuk saling bekerjasama dalam menjaga Sungai Ciliwung di Kota Bogor. Dengan kerjasama yang baik, permasalahan yang ada di Sungai Ciliwung, terutama masalah sampah bisa temukan solusinya”, ujar Een. 

Pelaksanaan lomba yang menginjak tahun ke enam ini rupanya mendapat perhatian tidak hanya dari pemerintah dan masyarakat Kota Bogor, melainkan juga masyarakat luar Bogor. Tahun ini, Lomba Mulung Sampah Ciliwung akan dihadiri oleh 100 pegawai pemerintahan Kabupaten Pringsewu, Lampung yang tertarik terhadap konsep dan tujuan lomba. Bupati Kabupaten Pringsewu dikabarkan juga akan turut bergabung bersama Walikota Bogor. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bogor, Daud Nedo Daneroh, optimis terhadap kegiatan tahunan ini akan menyebarkan semangat pelestarian ke berbagai daerah jika dilaksanakan dengan baik oleh semua pihak. 

“Saya berharap keterlibatan kelurahan dan kecamatan tahun ini maksimal”, ujar Daud. 

 Penulis: Indri Guli
Sumber: Kotahujan.com
Previous
Next Post »