Kota Bogor BEBAS SAMPAH

Wujudkan komitmen untuk membuat Sungai Ciliwung di Kota Bogor BEBAS SAMPAH

Warga Bogor tidak Buang Sampah lagi ke Sungai CIliwung
Satukan Gerak Langkah Warga - Ciliwung

Lokasi Kegiatan dan Acara:

Lapangan Lebak Kantin

SEMPUR - BOGOR

Minggu 14 Maret 2010
Semangat Pantang KenduRRR
oleh Anak Peri pada 28 Oktober 2009

Biar saja keadaan Ciliwung sekarang ini menjadi musuh bersama, karena mungkin hanya itulah cara untuk menjaga semangat tetap hot dan tindakan tetap seirama untuk memerdekakan diri bersama-sama. Ciliwung bersih akan menjadi budaya. Budaya yang memerdekakan orang beserta keturunannya dari bencana dan nasib buruk lainnya. Mari Merdeka ....

Logo komunitas Peduli Ciliwung
KompetiSi CiliwunG BersiH
Posted by Tjiliwoeng Dreams On Juli - 25 - 2009

Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Indonesia yang ke-64, sejumlah warga Bogor yang tergabung dalam Komunitas Peduli Ciliwung (KPC) akan menyelenggarakan kegiatan pembersihan sampah Ciliwung di Kota Bogor. Kegiatan ini berjudul Kompetisi Pemulungan Sampah Ciliwung Antar Kelurahan dengan tema “Ciliwung Bersih, Warga Merdeka”. ...

Ciliwung Bersih Warga Merdeka
Tjiliwoeng ber-Gojang
Posted by Tjiliwoeng Dreams On Juni - 2 - 2009

“Ayoo Mang … jangan malu2. Kang Dadaaang … paling cakep, hayu goyang bareng saya. Jangan lupa mari kita goyang untuk Ciliwung tercinta …”

Orkes Melayu Gerobak Dorong
Impian Anda dan Kami
Posted by Tjiliwoeng Dreams On Maret - 31 - 2009

'Sungai yang indah, berair bening dan sejuk bukanlah hal tidak bisa didapatkan'. Apalagi jika dihias pepohonan rindang dan pokok bambu di tepiannya. Bukankah ini mimpi yang kita dambakan ? ...

Mari turut dalam Aksi Ciliwung Bersih
Selamat Hari Air Sedunia
Posted by Tjiliwoeng Dreams On Maret - 22 - 2009

Sungguh indah bisa meluangkan waktu, walau hanya beberapa saat, mengotori diri kita dari pagi hingga siang. Hanya ini lah yang dapat kami lakukan, melihat yang terjadi dan mencoba turut menganyunkan lengan, membuka jemari kita, dan meraih apa yang telah kita buang tuk tempatkan kembali ke tempatnya dengan baik.

Mari turut dalam Aksi Ciliwung Bersih
AKSI Pertama - Bersih Ciliwung
Posted by Tjiliwoeng Dreams On Maret - 15 - 2009

Pada hari minggu 15 Maret 2009, kita telah turun membersihkan Sungai Ciliwung di beberapa titik. Acara dimulai dari jam 06:30 s/d 13:00 WIB, di sekitar lapangan sempur. Aksi bersih dan mulung sampah Ciliwung ini di dihadiri oleh lebih kurang 80 orang, yang terdiri atas bebrapa kelompok, tersebutlah Komunitas Kampoeng Bogor, Telapak, Gekko, Lawalata, Forest Watch Indonesia dan teman-teman dari TN Gunung Gede Pangrango dan kawan dari Kebun Raya Bogor. Sukes untuk kita semua, ....

Ciliwung Rusak - Hirup Balangsak
TJILIWOENG DREAMS
Posted by Tjiliwoeng Dreams On Feb - 22 - 2009

wadah bagi upaya Mewujudkan Mimpi-Mimpi Warga tentang Sungai Ciliwung. Mimpi akan sungai yang indah, berair bening dan sejuk. Dihias rindang pepohonan dan pokok bambu di tepiannya. Ditingkah aktivitas warga yang memancing ikan, mandi dan mencuci. Tanpa tumpukan sampah kotor dan limpahan air coklat penyebab banjir di hilirnya

About Tjiliwoeng Dreams
Dari Katulampa hingga Pasar Bogor
Posted by Tjiliwoeng Dreams On March - 3 - 2009

Beberapa waktu lalu saya iseng2 mencoba menyusuri Ciliwung dari Katulampa sampai Pasar Bogor. Sebelumnya saya pernah bermimpi tentang Tjiliwoeng Tempo Doeloe yang asri, indah, airnya bening, banyak anak kecil yang mandi dan bermain di sungai, serta ibu2 yang asik mencuci pakaian di tepiannya. Penyusuran yang saya lakukan kali ini bukanlah mimpi, namun kenyataan sesungguhnya yang saya temukan. Tujuan saya kala itu hanya satu, ingin tahu darimana asal tumpukan sampah di Ciliwung (Kota Bogor) dan apa penyebab sulitnya memancing ikan di sana.

Debit air dari Bendungan Katulampa
Susur Ciliwung ... Asik
Posted by Tjiliwoeng Dreams On Jan - 28 - 2009

Untuk kesekian kalinya saya bersama segerombolan kecil teman2 (tanpa nama) kembali turun kali Ciliwung. Masih dengan semangat membara menuju Ciliwung baik dan bersih, walau harus dilakukan sendiri. Kami memotret lokasi2 penumpukan sampahdi sepanjang Ciliwung dan sekaligus mencoba memetakannya secara sederhana. Tidak muluk2, hanya di seputar kota Bogor. Dari bendungan Katulampa, hingga ke perbatasan dengan Cilebut.

Ngapain tuh mbuntutin orang ...

INTERNATIONAL RIVERFOUNDATION: Apresiasi Kegiatan KPC Bogor

Pengirim Tjiliwoeng Dreams On Kamis, Mei 23, 2013 0 Komentar
Dear all, Following the floods in early 2013, our colleagues and friends in Indonesia have been working tirelessly to recover and to move forward with their work along the Ciliwung River. Following on from our fundraising efforts last year, which were greatly supported by the University of Queensland Indonesia Student Association (UQ ISA), the Ciliwung Community Care group (KPC) is now in a position to run their planned activities from this fundraising. Additionally, they have secured extra funds on top of what we raised to further extend the events. This is a great effort! The events that are currently underway and planned include:
 1. Ciliwung River Photo Competition: 
The KPC have organised a photography competition centred around the Ciliwung River. The benefits of the this competition are that it will raise awareness of the issues of the Ciliwung and bring attention to the river in an easily accessible format. The photos that are being submitted are available here for everyone to see https://www.facebook.com/media/set/?set=a.10151368175685887.1073741828.69076855886&type=3 A photographic insight into rivers is always compelling. 

2. Ciliwung River Trash clean-up competition 
While KPC runs weekly trash clean up events with its volunteers, and has been doing so since 2009, this year will see the 5th annual Trash Clean up Competition. Here is a short summary from KPC organiser, Muhammad Muslich: 

"The Competition will be held at Saturday June 1st along 16 km Ciliwung River in Bogor City. In the D-Day, 200 peoples from any institution will support the Competition as jury. They are come from the student, military, police, Ciliwung Community Network, government officer, and academics. 12 villages along the river delegate minimal 150 peoples to the competition. The duration of the competition is four hours (08.00-12.00 a.m.). At the 14.00 p.m. all of jury will count and decide the Competition winner. 

The Major of Bogor and Governor of West Java will take in place in big ceremonial event to give trophies for the winners. This annual competition is part of Bogor Day Celebrating which will celebrate on Monday June 3rd."

If you would like more information or would like to support or be a part of the 5th Annual Trash Clean up day please contact Muslich (m.muslich@burung.org) or myself (melanie@riverfoundation.org.au) to become involved. The KPC welcome new faces and the support of organisations in Indonesia. This year, the KPC are hoping that the event will be big enough to make it into the record books in Indonesia. Please promote this event amongst your networks if possible. 

3. Other news In other news 
Over the last 6 – 8 months, the KPC has secured and is operating their own plastics recycling centre to make use of the garbage that is being cleaned out of the Ciliwung River. Additionally, the KPC has begun to collaborate with a local doctor, who is also volunteering her time to assist with education and health messages for communities along the Ciliwung. This collaboration is fantastic. 

Recently the KPC also made the news for the efforts and innovation: http://www.pbs.org/idealab/2013/05/how-frontlinesms-helped-an-indonesian-community-clean-up-a-river133.html 

We look forward to seeing all the results from the next few weeks and wish the KPC best luck with their trash collecting day. Please contact me if you have any questions or would like to become involved. This work is essential in supporting the health of the Ciliwung River and the communities who rely on it every day. 

Regards,
Melanie Ryan
Programs Manager International Riverfoundation
Tags : , ,
Links: | edit post Bookmark and Share
Kotahujan.com – Dalam rangka mempersiapkan kegiatan Lomba Mulung Sampah Ciliwung Antar Kelurahan Se-Kota Bogor Ke-5 yang akan dilaksanakan pada tanggal 1 Juni 2013 mendatang, Komunitas Peduli Ciliwung Bogor (KPC Bogor) pada hari rabu (22/05) bertolak ke Bandung untuk melakukan udiensi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Jadwal yang semulanya bertemu langsung dengan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan terpaksa didisposisikan kepada Kepala BPLHD Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja karena Gubernur mendadak ada agenda yang harus dihadiri pada waktu yang sudah dijadwalkan sebelumnya.

Setibanya di ruang rapat Kepala BPLHD Provinsi Jawa Barat, perwakilan dari KPC Bogor, Een Irawan Putra menyampaikan presentasi tentang KPC Bogor dan persiapan kegiatan lomba mulung sampah ciliwung yang tinggal 9 hari lagi. Een juga menyampaikan bahwa awalnya dia sangat mengapresiasi Pemerintah Provinsi yang bisa mengagendakan untuk bertemu langsung antara KPC Bogor dengan Gubernur Jawa Barat. Selain bisa menyampaikan tentang persiapan lomba mulung sampah ciliwung, KPC Bogor juga ingin menanyakan sejauh mana komitmen Gubernur Jawa Barat dalam melakukan upaya penyelamatan Sungai Ciliwung selama 5 tahun kepemimpinannya kedepan. KPC Bogor berharap Gubernur Jawa Barat bisa sejalan dan bersinergi dengan Gubernur Jakarta dalam penyelematan Sungai Ciliwung. “Sejak terpilihnya Pak Ahmad Heryawan untuk kedua kalinya sebagai Gubernur Jawa Barat, kami dari KPC Bogor sangat ingin bertemu dengan beliau. Kami ingin menanyakan sejauh mana komitmen beliau terhadap upaya penyelamatan Sungai Ciliwung. Gubernur Jakarta, Pak Jokowi sudah punya komitmen yang tinggi untuk melakukan perbaikan dan penyelamatan Sungai Ciliwung yang ada di Wilayah Jakarta. Seharusnya Gubernur Jawa Barat juga bisa demikian. Kondisi Sungai Ciliwung mulai dari Puncak sampai dengan Depok sangat mengkhawatirkan. Masalah sampah dan pengerukan bantaran sungai sudah semakin parah” ungkap Een. 

Setiawan Wangsaatmaja selaku Kepala BPLHD Provinsi Jawa Barat sangat mengapresiasi aksi-aksi yang sudah dilakukan oleh KPC Bogor bersama dengan komunitas ciliwung yang ada di hulu dan hilir. Menurutnya apa yang sudah dilakukan teman-teman komunitas ciliwung sudah sesuai dengan jalurnya. Setiawan juga menyampaikan bahwa Gubernur Jawa Barat sudah memiliki komitmen untuk pengelolaan Sungai Ciliwung. Gubernur Jawa Barat juga sudah melakukan audiensi di depan para anggota DPR terkait dengan penyelamatan Sungai Ciliwung. Saat ini sedang disiapkan rencana pengelolaan Sungai Ciliwung sampai dengan 2018. “Dalam konsep Strategi Pengelolaan Sungai Ciliwung 2018, akan disepakati secara bersama mulai dari tingkat Menteri, Gubernur, Wali Kota, Bupati, LSM dan Komunitas. Masing-masing dari lembaga atau institusi ini ketika melakukan kegiatan atau proyek sudah harus berpatokan dengan konsep yang sudah disepakati bersama sehingga tidak lagi bekerja sendiri-sendiri” kata Setiawan. 

Dalam pertemuan di Kantor BPLHD Provinsi itu juga Setiawan menyampaikan jika KPC Bogor membutuhkan surat edaran yang dikeluarkan oleh Gubernur Jawa Barat kepada para Bupati dan Wali Kota terkait dengan upaya untuk mendukung pelestarian Sungai Ciliwung, Setiawan mempersilahkan KPC Bogor membuat draft suratnya dan dikirimkan langsung kepada dirinya. Draft surat tersebut nantinya akan disampaikan langsung kepada Gubernur Jawa Barat untuk ditanda tangani dan diedarkan ke Bupati dan Wali Kota setempat. “BPLHD Provinsi siap memfasilitasi KPC Bogor terkait dengan hal-hal teknis untuk gerakan penyelamatan Sungai Ciliwung” kata Setiawan. 

Setelah bertemu dengan Kepala BPLHD Provinsi Jawa Barat, KPC Bogor memberikan undangan kepada Gubernur Jawa Barat untuk hadir pada kegiatan lomba mulung sampah ciliwung ke-5 yang akan dilakukan disepanjang Sungai Ciliwung yang ada di Kota Bogor. KPC Bogor menargetkan 2000 warga Kota Bogor turun bersama ke Sungai Ciliwung mulai dari pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB. (EN) 

Sumber: http://www.kotahujan.com/untuk-mensukseskan-lomba-mulung-ciliwung-ke-5-kpc-bogor-bertemu-dengan-pemerintah-provinsi-jawa-barat/
Tags : ,
Links: | edit post Bookmark and Share
Sungai Ciliwung yang mengalir sepanjang 117 Km dari Kawasan Puncak sampai Jakarta saat ini masih tetap membutuhkan perhatian masyarkat luas. Terlebih saat ini sampah yang ada di Sungai Ciliwung menjadi permasalahan yang cukup serius untuk segera ditangani. Beberapa pihak ataupun lembaga sudah mulai memberikan perhatian terhadap kelestarian Sungai Ciliwung. Salah satunya adalah PDAM Kota Bogor Tirta Pakuan. Tahun ini Tirta Pakuan masih mendukung kegiatan yang diinisiasi oleh sebuah komunitas peduli ciliwung di Kota Bogor, yaitu Lomba Mulung Sampah Ciliwung Antar Kelurahan Se-Kota Bogor.

Pada tahun 2009, disaat kegiatan pertama lomba mulung sampah ciliwung diadakan, PDAM Tirta Pakuan sudah menyambut baik kegiatan ini. Dr Yudi Santoso dari Unit Bina Mitra Pakuan Tirta menyatakan bahwa PDAM Tirta Pakuan punya komitmen untuk selalu mendukung kegiatan yang dilakukan oleh Komunitas Peduli Ciliwung. Hal ini dilakukan karena PDAM Tirta Pakuan juga ingin mengajak masyarakat mulai memperhatikan sungai-sungai yang ada di Kota Bogor yang kondisinya saat ini sudah terlalu banyak sampah. "Apalagi sejak tahun lalu, lomba mulung sampah ciliwung ini oleh Wali Kota Bogor sudah dijadikan agenda resmi Pemerintah Bogor. Tidak ada alasan kami tidak mendukung kegiatan yang tujuannya sangat baik ini" ungkap Yudi disaat ditemui di kantor PDAM Tirta Pakuan senin lalu (20/05).

Muhammad Muslich selaku Koordinator Lomba Mulung Sampah Ciliwung ke-5, menyambut baik dukungan PDAM Tirta Pakuan. "Saya mewakili Komunitas Peduli Ciliwung Bogor, mengucapkan terima kasih atas konsistennya PDAM Tirta Pakuan dalam mendukung kegiatan lomba mulung sampah ciliwung yang ke-5 ini. Tentunya kami berharap institusi atau perusahaan lainnya yang ada di Kota Bogor bisa seperti Tirta Pakuan yang memiliki perhatian yang tinggi terhadap Sungai Ciliwung" ujarnya. Muslich melihat perhatian perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Bogor terhadap Sungai Ciliwung masih sangat kurang. Apalagi perusahaan tersebut sangat erat kaitannya dengan penggunaan sumber daya air sungai ataupun keberadaannya berada di sepanjang aliran Sungai Ciliwung. 

Seperti diberitakan sebelumnya, saat ini Komunitas Peduli Ciliwung bersama dengan Pemerintah Kota Bogor sedang mempersiapkan kegiatan Lomba Mulung Sampah Ciliwung Antar Kelurahan ke-5. Lomba mulung sampah ciliwung yang sudah menjadi agenda resmi Pemerintahan Kota Bogor ini akan dilangsungkan pada tanggal 1 Juni 2013. Selain memperebutkan piala bergilir Wali Kota Bogor, kelurahan yang menang juga akan mendapatkan uang tunai. Penyerahan piala dan hadiah akan dilangsungkan di Gedung DPRD Kota Bogor pada saat memperingati puncak Hari Jadi Kota Bogor. (EN) 

Sumber: http://www.kotahujan.com/prihatin-dengan-kondisi-ciliwung-tirta-pakuan-dukung-lomba-mulung-ciliwung/
Tags :
Links: | edit post Bookmark and Share

KPC Bogor Mempersiapkan Lomba Mulung Sampah Ciliwung Ke-5

Pengirim Tjiliwoeng Dreams On Selasa, Mei 14, 2013 0 Komentar

Kotahujan.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Bogor Ke-531 pada tahun 2013 ini, Komunitas Peduli Ciliwung Bogor bersama dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bogor kembali menyiapkan lomba mulung sampah ciliwung ke-5. Dalam rapat persiapkan lomba yang dilakukan di ruang rapat Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bogor beberapa perwakilan KPC Bogor menyampaikan teknis dan konsep lomba.

Rapat persiapan lomba kemaren (Jumat 10/05) dihadiri Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bogor, Asisten Administrasi Kemasyarakatan dan Pembangunan Setdakot Bogor dan beberapa dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Pemanfaatan Sumberdaya Air Ciliwung-Cisadane. Dalam rapat persiapan tersebut, Muslich Kordinator lomba mulung ciliwung ke-5 dari KPC Bogor memaparkan teknis dan konsep lomba mulung tahun 2013. Muslich juga menyampaikan bahwa grafik jumlah peserta dan jumlah sampah dari lomba mulung pertama sampai dengan ke-4 terus meningkat. Pada tahun 2012 jumlah peserta lomba yang turun ke sungai ciliwung sebanyak 1.475 orang dan jumlah sampah yang terangkut dari sungai ciliwung sebanyak 2.910 karung. “Target kita lomba mulung tahun ini adalah diikuti oleh 2.000 orang dan 4.000 karung sampah ciliwung yang terkumpulkan pada saat lomba. Kami juga berencana ingin memasukan kegiatan ini kedalam Museum Rekor Indonesia (MURI)” ungkapnya.

M. Azrin Samsyuddin, Asisten Administrasi Kemasyarakatan dan Pembangunan Setdakot Bogor yang juga Ketua Hari Jadi Kota Bogor ke-531 menyatakan mudah-mudahan apa yang dilakukan KPC Bogor ini bisa menjadi virus bagi masyarakat Bogor untuk membersihkan halaman depan rumahnya. Menimbulkan rasa cinta masyarakat terhadap sungai dan sumberdaya airnya. KPC Bogor bisa menggerakan masyarakat Ciliwung dan Cisadane untuk peduli sungai. “Lomba mulung sampah ciliwung ini sebuah kegiatan yang sangat baik untuk mengajak masyarakat kita peduli terhadap sungai ciliwung dan mengajak warga untuk tidak lagi buang sampah ke sungai ciliwung. Seharusnya kegiatan-kegiatan seperti ini tidak dilakukan setiap tahun” ungkapnya. 

Daud Nedo Darenoh, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bogor menyampaikan bahwa sejak tahun lalu Wali Kota Bogor sudah resmi memasukan kegiatan lomba mulung ciliwung ini kedalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Bogor. Keputusan ini menunjukkan komitmen Pemerinta Kota Bogor untuk mengajak warganya peduli terhadap sungai ciliwung. Saat itu Wali Kota Bogor meminta Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bogor bersama KPC Bogor terus melaksanakan kegiatan lomba mulung ciliwung setiap tahunnya. “Kita belajar dari pengalaman lomba mulung sebelumnya. Hasil evaluasi kegiatan tahun lalu menjadi catatan kita untuk mempersiapkan lomba mulung sampah ciliwung ditahun ini. Semoga lomba mulung ciliwung tahun ini akan semakin baik dan banyak warga yang terlibat” ujarnya. 

Seperti tahun lalu, lomba mulung ciliwung tahun ini juga akan melibatkan 12 kelurahan di Kota Bogor yang dilewati aliran sungai ciliwung. 12 Kelurahan tersebut adalah; (1) Kelurahan Tajur, (2) Kelurahan Katulampa, (3) Kelurahan Sindangrasa (4) Kelurahan Sukasari (Sukamulya), (5) Kelurahan Babakan Pasar (Pulo Geulis), (6) Kelurahan Baranangsiang (Jalan Riau), (7) Kelurahan Sempur (Lebak Kantin-Kampung Rambutan), (8) Kelurahan Bantarjati (Pasar Warung Jambu), (9) Kelurahan Tanah Sareal (10) Kelurahan Kedung Badak (Perumahan Kedung Badak Baru), (11) Kelurahan Cibuluh, dan (12) Kelurahan Kedung Halang (Pangkalan II). (EN)

Sumber: http://www.kotahujan.com/kpc-bogor-mempersiapkan-lomba-mulung-sampah-ciliwung-ke-5/
Tags :
Links: | edit post Bookmark and Share

Lomba Foto Sungai Ciliwung

Pengirim rita mustikasari On Selasa, April 23, 2013 0 Komentar
Komunitas Peduli Ciliwung (KPC), dengan dukungan Komunitas Fotografi Bogor (KFB) dan International River Foundation (IRF), akan mengadakan lomba foto dengan tema “Hidup Kami di Sungai Ciliwung”.



Lomba foto ini merupakan bagian dari usaha KPC untuk menunjukkan kehidupan, keindahan dan juga kerusakan-kerusakan yang terdapat di lingkungan Sungai Ciliwung. Diharapkan melalui usaha ini orang-orang tergerak hatinya untuk tidak mengeksploitasi secara semena-mena dengan menyadari eksistensi kehidupan di sekitar Sungai Ciliwung.

Foto yang diperlombakan adalah semua kategori/jenis fotografi (human interest, landscape, budaya, detail/makro, jurnalistik, dll) yang diambil dengan setting atau background Sungai Ciliwung.

Kriteria Penilaian

1. Kesesuaian foto dengan tema.
2. Keunikan ide-ide foto.
3. Keindahan grafis dan komposisi.

Penilaian foto selama penjurian akan dilakukan berdasarkan kriteria tersebut.

Ketentuan Lomba

1. Lomba foto terbuka bagi seluruh Warga Negara Indonesia. Kecuali anggota panitia lomba dan keluarganya. (apa warga negara asing juga boleh ikut lomba?)

2. Peserta lomba dapat mengirimkan max 5 foto. Bila secara sengaja atau tidak sengaja jumlah foto yang dikirimkan lebih dari 5 foto, maka panitia akan memilih secara acak 5 foto dari foto-foto yg dikirimkan.

3. Foto dapat dikirimkan via email dalam format soft file jpeg/jpg. High resolution 300 dpi. Kualitas Fine (10). Ukuran file max 5 MB. Ukuran sisi terpanjang foto cukup 3000 pixels, sedangkan sisi terpendek mengikuti komposisi sesuai ide masing-masing peserta.
Contoh : 1600 x 3000 pixels, 3000 x 2000 pixels atau 2500 x 3000 pixels.
Email pengiriman foto : lombafotokpc@gmail.com
Email foto harap di-cc ke : readyshoots@gmail.com
Pengumpulan foto paling lambat tanggal : 9 Juni 2013

4. Format penamaan file : nomer peserta_nama peserta_judul.jpg
Contoh :
Peserta bernama Sony Prabowo dengan nomer urut 10, mengirimkan foto berjudul Pemulung Ciliwung, maka nama file foto-nya : 10_Sony Prabowo_Pemulung Ciliwung.jpg

5. Masing-masing foto merupakan karya tunggal, bukan serial.

6. Kamera yang boleh digunakan :
a. Kamera digital DSLR dan saku.
b. Kamera film SLR dan saku.
c. Kamera smartphone.
d. Kamera lubang jarum.
Note : kamera apa pun yang digunakan, foto yg diserahkan dalam bentuk file foto jpg dgn ukuran sesuai ketentuan nomer 3.

7. Olah digital diperbolehkan sesuai konsep dan kreasi masing-masing peserta, dengan ketentuan :
a. Tidak menambah atau mengurangi unsur-unsur gambar dalam sebuah foto.
b. Tidak menggabungkan dua foto atau lebih.
c. Konversi foto ke hitam putih diperbolehkan.

Catatan untuk ketentuan nomer 6 dan 7 :
Dengan tetap menghargai proses kreasi sebuah foto, proses penilaian tidak akan membedakan jenis kamera dan proses olah digital yang digunakan peserta. Untuk semua foto-foto yang diperlombakan proses penilaian akan menggunakan kriteria yang tertulis di atas.

8. Foto yang dilombakan adalah foto yang diambil antara tanggal 9 Juni 2008 sampai dengan tanggal 9 Juni 2013. Harus bisa dibuktikan pada file EXIF foto yang diperlombakan.

9. Segala sesuatu yang menyangkut perijinan pemotretan menjadi tanggungjawab peserta. Panitia tidak bertanggung jawab terhadap adanya tuntutan pihak lain atas penyertaan, peralatan, lokasi, model dan obyek lainnya dalam foto yang dikirimkan.

10. Penilaian pada saat penjurian akan dilakukan sesuai kriteria penilaian yang tercantum di atas. Penjurian akan dilakukan oleh tim juri KPC & KFB. Sistem penjurian tertutup. Keputusan juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

11. Pada saat penyerahan hadiah para pemenang lomba diwajibkan membawa file asli, menunjukkan KTP yang masih berlaku dan menandatangani surat pernyataan bahwa foto tersebut adalah benar-benar hasil karya yang bersangkutan (surat pernyataan akan disiapkan panitia).

12. Hak cipta tetap berada di pihak peserta lomba. Namun pihak panitia lomba berhak menggunakan karya foto peserta untuk keperluan dokumentasi, pameran, berita dan publikasi lomba.

13. Foto tidak boleh memuat hal-hal yang berbau SARA, pelecehan seksual, kampanye politis atau ideologi terlarang.

14. Para peserta dan pemenang lomba dapat diskualifikasi bila tidak memenuhi salah satu atau beberapa ketentuan-ketentuan lomba di atas.


Pendaftaran

1. Pendaftaran dilakukan melalui SMS ke nomer 08568871996
2. Peserta mengirimkan SMS berisi nama lengkap sesuai KTP atau Kartu Pelajar yang masih berlaku.
3. Setelah mengirimkan SMS peserta akan menerima balasan yang berisi nomer urut peserta lomba.
4. Proses pendaftaran dilakukan tanpa pungutan biaya.


Hadiah
Juara 1 : Rp 1.500.000,-
Juara 2 : Rp 1.000.000,-
Juara 3 : Rp 750.000,-
Online : Rp 500.000,-

KATEGORI ONLINE:
Hadiah: Rp 500.000,-

Keterangan:
1. Setiap foto yang diikutsertakan di lomba ini bisa diikutkan ke kategori online.
2. Pemenang akan ditentukan berdasar jumlah like terbanyak.
3. Untuk mengikuti lomba kategori online, setiap peserta wajib memberikan like untuk Page Tjiliwoeng Dreams (www.facebook.com/KPCBogor) dan follow account twitter @tjiliwoeng. Peserta juga harap mencantumkan nama akun facebook dan Twitter pada email yang dikirimkan ke panitia. (Contoh: www.facebook.com/KPCBogor dan @tjiliwoeng)
4. Setiap foto yang dilombakan akan di-upload oleh panitia di Page Tjiliwoeng Dreams, setelah peserta memberikan like utk Page Tjiliwoeng Dreams dan follow account twitter @tjiliwoeng.
5. Peserta yang menjadi juara 1,2 dan 3 berdasarkan penilaian juri otomatis akan gugur dan tidak dapat menjadi pemenang pada lomba kategori online.

Informasi lain

1. Informasi dan update tentang lomba ini dapat dilihat di :
Blog KPC : http://tjiliwoeng.blogspot.com
Facebook Group KFB : http://facebook.com/groups/komunitasfotografibogor
Facebook Page : Tjiliwoeng Dreams
Twitter : @tjiliwoeng & @readyshoots

2. Batas akhir pengiriman foto tanggal 9 Juni 3013

3. Pengumuman pemenang dan foto-foto pemenang akan dimuat tanggal 16 Juni 2013 di Blog KPC dan Facebook Group KFB.

5. Pemenang akan dihubungi via SMS dan/atau email.

6. Contact person :

Sheila Kartika 08568871996
Ready Hardiyatmoko 081511998222

Tags :
Links: | edit post Bookmark and Share

Nanam Pohon KPC di Cilebut

Pengirim rita mustikasari On Sabtu, Maret 30, 2013 0 Komentar
Menanam bibit Nyamplung dan Beringin KPC di Jembatan Ciliwung Cilebut. Selain mendapatkan hasil yaitu bibit yg sudah ditanam, ternyata juga bisa mendapat kawan baru dan persoalan Ciliwung
Menunggu 15 menit di sebuah swalayan mini yg persis menempel dengan Stasiun Cilebut. Muslih bilang sedang sms-an sama Een, segera menuju ke lokasi. Andi bilang sedang di jalan. Menunggu sambil menikmati pemandangan pagi di depan stasiun. Setiap orang sepertinya bergegas, menuju loket, atau segera ke peron, menanti kereta KRL tiba. Rata-rata sih pekerja kantoran, lihat dari tampilannya. Tukang ojek mangkal berjajar di depan stasiun, menanti penumpang.



Seorang tukang tahu sumedang ngobrol sama tukang ojek.
• Tukang tahu: Baru balik mudik di Sukabumi. Ngurusin sawah yg saat ini sedang kekeringan. Air susah. Padahal ini sudah masuk musim tanam.
• Tukang ojek nyeletuk: ambil aja nih air dari Ciliwung. Banyak!



Galih, mahasiswa Universitas Pakuan nongol. Muslih dengan anak laki-lakinya, Faiz. Mereka berseragam baju koko putih. Hari ini kekahan putranya yg baru lahiran bulan lalu. Dia mengundang teman-teman KPC untuk pesta kambing setelah nanam nanti. Jadi Muslih gak bisa ikutan nanam bibit pagi ini.

Tapi kemarin dia sudah survey lokasi penanaman, woro-woro di medsos. Dia kembali memberi instruksi, ngasih tunjuk usulan lokasi penanaman, yaitu disekitar Jembatan Cilebut, Perumahan Bumi Pertiwi 1. Apakah kita harus minta ijin untuk menanami pohon di bantaran sungai? Wah bisa adu argumen sama HO alm, kata Muslih. Bantaran sungai kan milik publik. Menjadi tanggung-jawab semua dari kita untuk menjaganya. Kalau mau nanam aja, harus pake prosedural perijinan, yah repotlah.
Begitulah di KPC. Semua orang bekerja sukarela, semampunya. Seseorang yg lain akan melanjutkan. Tapi hebatnya, yah kok ada aja kegiatan yg terjadi yah. Prinsip-prinsip komunitas yg coba diterapkan dalam penyelamatan barang publik (public goods) Sungai Ciliwung.

Een sudah menunggu di swalayan yg namanya sama dengan tempat yg aku nongkrong tadi. Letaknya beberapa meter dari stasiun, ke arah jalan ke komplek Cimanggis. Ooo banyak sekali swalayan merk ini menjamur di setiap sudut.

Hari datang dengan Motor Kaisar BNI Go Green. Muatannya lengkap. Ada Yusup, Andi, Pak Rahmat dan Pak Ntis. Di bagian belakang tersusun rapi bibit beringin dan nyamplung yg sudah kami tanam lebih setahun yg lalu. Bibit setinggi rata-rata 60 cm. Beringin (Ficus benjamina) dan Nyamplung (Calophyllum sp) adalah jenis bibit yg KPC kumpulkan di Kebun Bibit kami di Darmaga. Informasi mengenai Nyamplung bisa didapat mudah dari Google. Ini salah satunya: http://ghinaghufrona.blogspot.com/2011/08/mengenal-pohon-nyamplung-calophyllum-sp.html


Memang kalau nanam pinggir kali, jangan kayu yg bernilai ekonomi tinggi. Terutama jika tujuannya untuk penghijauan. Tanamlah jenis bibit yg tahan dengan lingkungan pinggiran sungai. Kalau ditanami tanaman berkayu, bisa-bisa bibitnya dicabutin orang. Kalau malah dipelihara sih, ok juga tuh.

Ada sekitar 50 bibit yg berhasil kami tanam. Dua buah linggis, satu pacul dan beberapa alat berkebun, menjadi alat bantu tanam. Tepat di ujung jembatan, ada pangkalan ojeg. Lima orang bapak-bapak duduk-duduk sambil menikmati kopi. Ada 2 motor parkir. Tentunya itu milik tukang ojeg yg sedang mangkal itu.


Berikut ungkapan beberapa warga yg tinggal di perumahan itu, yg sedang menikmati segelas kopinya. Tidak ada satu pun warga yg tergerak ikutan kegiatan menanam. Mereka hanya mengamati dari jauh.

• Tanemnya bibit jati. Atau jeunjing lah. Dimana saya bisa beli bibit Jeunjing. Berapa harganya.
• Tuh di sebelah sana ada longsor, sambil menunjuk tanpa beranjak sedikitpun dari tempat duduknya yg nyaman di pangkalan ojeg.
• 12 meter pinggiran sungai adalah milik Pengairan. Jadi mereka yg harusnya tanam pohon.
• Itu tuh Pak RT nya harusnya ngegerakin warga agar bersihkan sampah di sungai.
• Kami ini harus membayar satu juta ke developer untuk setiap lahan taman yg berada di depan rumah kami, yg juga menjadi bantaran sungai.
• Proyek penghijauan kan proyek gede, banyak duitnya.
• Yg buang sampah tuh orang yg naik motor. Mereka melempar sampahnya dari jembatan.
• Kemarin ada mobil tinja buang muatan cairnya. Katanya sih sedang nyuci truk. Kalau saya yg liat, saya sih pasti tegur tuh, ujar seorang tukang ojeg.





Saya tercenung dengan obrolan pagi ini. Rakyat punya keinginan untuk maju, untuk bekerja, untuk berusaha meningkatkan ekonomi. Bahkan mengembangkan skema hutan rakyat di daerah perkotaan, sangat mungkin terjadi. Orang mau kok menanam jati dan jeunjing. Membayar dan menginfestasikan uangnya. Itu kan inisiatif mulia sekali. Di satu sisi merupakan kegiatan konservasi, di sisi lain menambah pendapatan.

Mudah sekali untuk mengalihkan tanggung-jawab ke pihak lain, baik menunjuk ke lembaga pemerintah atau komunitas dimana dia tinggal. Kehilangan kesadaran diri bahwa dia juga adalah pemilik sungai dan punya hak sekaligus kewajiban untuk menjaganya. Kemana kesadaran komunal itu hilang?
Punya dugaan dan rumor yg tidak segera diklarifikasi. Konsumsi menonton tv dan singgungan dengan berbagai media cetak yg kemudian dijadikan sumber berita utama. Tanpa ada kesempatan untuk mencross-cek kebenarannya. Atau terlibat langsung agar ikut serta menjadi pembuat berita. Dan bukan hanya pasif menjadi konsumen berita.

Punya potensi besar menjadi penjaga sungai di tempat dia tinggal. Beberapa bahkan sudah menunjukkan keinginannya. Tinggal siapa yg akan mengempower masyarakat? Menjadikan semua potensi itu terjadi? LSM? KPC? Lho KPC kan anda juga para warga Bogor, utamanya yg sudah pernah ikutan mulung KPC dan ngerasain joroknya Kali Ciliwung.

Untuk beberapa teman KPC kami yg tinggal di Cilebut dan sekitarnya ...
Selamat pagi Ciliwung.

Tags :
Links: | edit post Bookmark and Share

    Arsip2 Tjiliwoeng
    Label:
    Recent Posts

    Tjiliwoeng_Dreams

    -----------------------  Global Voice -----------------------
    Komoenitas Pedoeli Tjiliwoeng
    Saoeng Tepijan Soengaij Tjiliwoeng,
    Jalan Sempur Kaler No. 62,
    Kelurahan Sempur, Bogor
    Tel.0856 123 52 98
    +++ e-mail: tjiliwoeng@gmail.com
    +++
    kontak:
    • Hari Yanto (0856-1235298),
    • Ruby Vidia Kusumah (0878-78757205),
    • Een Irawan Putra (0815-9753580),
    • Hapsoro (0815-85719872)
    TopBottom