Apakah Mimpi…???: Respon atas “Masalah Klasik” (1)

Ditulis oleh Ruby Vidia Kusumah

Lagi musim judul pakai kata “mimpi-mimpian” nih… Bagai tak mau kalah, saya pun ikut mencoba pakai "kata sakti" itu juga...hehe

Mungkin itulah yang terbayang dalam benak Dayang Sumbi ketika menyuruh Sangkuriang membuatkan perahu dan telaga dalam waktu satu malam dengan cara membendung aliran sungai Citarum. Mungkin pula itulah yang juga dibanyangkan oleh Roro Jonggrang ketika menyuruh Bandung Bondowoso untuk membuatkan seribu candi dan dua buah sumur yang dalam dengan batas waktu hanya satu malam. Keduanya berpikir semua itu hanyalah mimpi belaka, dan yang namanya mimpi, tentu saja hal tersebut sangat mustahil untuk diwujudkan. Kalaupun memang bisa diwujudkan, kemungkinannya sangat… sangat... sangat… keciiiiiiiiiiiillll sekali. Itulah pemikiran sempit yang terlintas dalam kecilnya daya tampung kepala mereka. Nyatanya, dengan kesaktian yang dimiliki, Sangkuriang dan Bandung Bondowoso pun mampu mewujudkan mimpi-mimpi tersebut. Nah, semua kejadian tadi memang hanya ada dalam dongeng rakyat saja, lalu pertanyaannya sekarang, bagaimana dengan KPC (Komunitas Peduli Ciliwung)? Mampukah KPC mewujudkan “kemungkinan kecil” dalam mengatasi “masalah klasik” warga Bogor? Dalam perkara sampah tentunya.

Tulisan ini sekedar catatan kecil dari saya sebagai sebuah motivasi pribadi sekaligus respon atas “permasalahan klasik” yang selalu berulang dan berulang lagi…

“…bagai putaran roda, titik itu kembali berada tepat di tempat yang sama berkali-kali…”

Kalau guru saya pernah bilang pada saya, "...hanya "orang bodoh" (maaf sedikit kasar) yang melakukan kesalahan untuk kedua kalinya...". Saya rasa kita bukanlah orang-orang yang termasuk dalam golongan itu. Oleh karena itu, "Mari bersama perbaiki "kesalahan" itu!!!"
Previous
Next Post »

3 Komentar

Click here for Komentar
non
admin
31 Agustus 2009 19.30 ×

kalau masalah mimpi sih biasa nya bagi orang yang bangun dari tidur nya yang bisa menjelaskan? yoi coy, lanjutkan kan saja perjuangan KPC dan selalu yakin kalau yang di mimpikan oleh mbah tjiliwoeng dan cucu2 nya itu bisa terlaksana. he he he he contoh aja indonesia yang merdeka ya merdeka yang menjajah ya menjajah saja h eheh eh eh hwk jw

Reply
avatar
Moes Jum
admin
31 Agustus 2009 20.24 ×

Oom non, kalo diterapkan ke para laskar karung KPC jadinya begini yaa? "yang mulung tetap mulung, yang buang sampah ke sungai tetap buang sampah ke sungai" .... capek dehhh

Reply
avatar
Anonim
admin
1 September 2009 08.42 ×

hehehe....moes jum bener juga...capek deh!!!

tapi mimpi KPC itu dibarengi dengan Aksi Nyata kok...hasilnya...tunggu saja sebentar lagi...sama2 kita doakan yang terbaik ya. Amin

Ruby

Reply
avatar