Mulung Sabtu ini Cuma Ber-4

ohhh "otebe"

Hari yg kulihat pertama. Bersemangat mulung sampah plastik yg ada di bantaran Sungai Ciliwung di Sempur. Kawasan Lebak Kantin menjadi pilihan untuk mulung pagi ini. Tepat di sebelah SD Sempur Kidul baliho Ciliwung ditempel diantara pohon-pohon.

Dua orang ibu mendekati kami. Ini kegiatan apa yah? tanyanya penuh curiga. Hari bersemangat menjelaskan apa yg sedang dikerjakan. Tentu saja dengan gaya dia. Kami disini tidak pernah membuang sampah ke sungai, paling yah ini daun-daun dan ranting pohon. Kalau mau nebang ini pohon harus lapor kemana yah, tuh ibu malah bertanya. Ya sudah kalau memang mulung-mulung saja, silakan saja. Ini kegiatan bagus, maunya sih kita semua ikutan yah, tanpa sedikitpun ada keinginan untuk ikutan mulung. Takutnya ada ibu-ibu lain yg bertanya, jadi saya sebagai ibu RT bisa memberi penjelasan, sambil ngeloyor pergi. Lho bukannya keluarahan Sempur pernah jadi juara mulung KPC tahun lalu Bu?

Ada juga Om Ales dan Tante Ruka lewat. Mau ke pasar dulu teriaknya. Wokehhh seru kami tidak kurang semangatnya.

Ternyata walau mulung hanya ber-4, interaksi dengan orang baru selalu bisa terjadi. Selalu ada percakapan dan sesuatu yg terjadi. Jadi memang betul kata seorang kawan, buatlah sesuatu apa saja, yg penting ada kegiatan. Sesederhana apapun itu asal terus menerus dikerjakan pasti akan ada buahnya. Slow sih memang kemajuan yg didapat karena memang tidak mudah mengajak orang luar juga kawan sendiri. Tapi apa mau dikata, inilah otebe - organisasi tanpa bentuk. Kalau mau percepatan dan progresif yah ganti dulu menjadi organisasi yg lebih resmi yg tentunya ada harga lain yg harus dibayar.

Acara dilanjutkan dengan ngopi, ngabubur, makan kue rangi, ngabakso, yo wis yg penting nongkrong di pinggiran kali sempur sambil ngobrol bentukan KPC yg otebe dan masa depannya. Semilir angin siang dan teduhnya pohon Bungur mengantar siang yg cerah.


Previous
Next Post »

2 Komentar

Click here for Komentar
16 Mei 2011 08.11 ×

takmudah memang mengajak orang lain takmudah pula mengajak diri kita. tak semudah membalikan telapak tangan kita, apalagi sebuah lontaran kata-kata yang pernah terlontar untuk perduli mempertangung jawabkan nya.

Reply
avatar
Moes Jum
admin
16 Mei 2011 17.37 ×

"jangan menyerah ... jangan menyeraah ... jangan menyeraaaaahhhh ..." (jadi teringat lirik lagunya band D'Masiv

Reply
avatar