Selasa, Juni 02, 2009

Tjiliwoeng Bergojang

Share & Comment





“Ayoo Mang … jangan malu2. Kang Dadaaang … paling cakep, hayu goyang bareng saya. Jangan lupa mari kita goyang untuk Ciliwung tercinta …”
Di mana kira2 kita bisa temukan komentar2 seperti itu? Yup … kalo anda pernah nonton panggung dangdut di kampung2, pastinya anda akan temukan komentar2 tersebut. Kenapa panggung2 seperti itu lebih sering kita jumpai di kampung? Jawabnya yaa sederhana saja … karena masyarakat umum di Indonesia itu adalah masyarakat yang tidak terbuka, penuh keakraban, dan ndeso (kampungan). Biasanya kalo kita sudah berada di kota, maka kita semakin jarang dan malu untuk menikmati musik dangdut beserta goyangnya.

Nahh …. berhubung komunitas kita ini selayaknya menjadi komunitas warga biasa-biasa, yang tidak mengenal kelas, maka mungkin wajar jika kita menyelenggarakan panggung dangdut. Tentu saja ini bukan panggung dangdut biasa. Ini adalah panggung dangdut dalam rangka merebut hati warga Bogor yang lain untuk mewujudkan mimpi Ciliwung.


Acaranya …
Panggung Dangdut Keliling “Tjiliwoeng Bergojang”
Akan dilakukan selama 7 malam berturut2 @ 2 jam per malam
Grup musik: OM GONDRONG (orkes melayu gerobak dorong)
Tempat: sekitar pemukiman di sepanjang bantaran Ciliwung
Mari teman2 … kita meriahkan acara tersebut. Karena tidak lain dan tidak bukan, panggung keliling ini dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan Hari Jadi Kota Bogor.

gambar "bergojang" diunduh dari sini


Tempat tayang ada pada link ini.
Tags:

Komunitas Peduli Ciliwung Bogor berdiri sejak Maret 2009. Komunitas yang menginginkan adanya rasa kepedulian terhadap keberlangsungan sungai Ciliwung di Kota Bogor. 

11 Komentar:

Berang mengatakan...

Goyang mang...
Bapak..bapak.. ibu-ibu.. akang-akang... adek-adek.. jangan lupa ya setelah liat tante bergoyang besok hadir di aksi bersih ciliwung. Kita bergoyang di sungai ciliwung....

Btw, fotonya dapat dimana tuh hihihihihi... Seru fotonya, anak2 sampe bengong liat.....

Moes Jum mengatakan...

Mang Beraaang ... jangan malu2 gitu atuh! Kalo mau goyang, gak usah kayak anak kecil itu (bengong dan ngiler ... Annas' style). Soal poto mah bisa dicari di dunia maya ini, lihat aja link-nya di bagian bawah postingan

annas240 mengatakan...

Huahahahaha,,,si berang kayaknya ngincer posisi anak kecil yang di pojok kanan bawah itu,,,Awas kelilipan lho.
Moes Jum,,,Masak gw selalu jadi kambing hitam urusan kayak gini. Enakan Kambing Guling or sate Kambing, or gulai kambing.
Jangan2 Moes Jum mau ikutan een ambil posisi. ehmmm,,,takut ketahuan nyonya,,,huahahahaha. Piss Bos

Berang mengatakan...

Hemmm hemmmm....
Bagaimana pas malam dangdutan kita buktikan siapa yang akan mendapatkan posisi strategis itu waa qaq..qaq..qaq.. :)

Sepertinya yang tua akan mengalah deh :P
Tinggal kita berdua berarti nas hihihihi...

annas240 mengatakan...

Jangan salah Bos,,,Justru yang tua itu banyak pengalamannya. Hati-hati Boz,,,jangan meremehkan lawan.wkwkwkwkwkwk

Anonim mengatakan...

waduh seru nih kalau udah berebut kayak ngitu seolah olah tjiliwoeng bergoyang jadi milik dua orang dan yang lain ngak kebagian tempat. lipat lipat layangan burung siap siap yang mau bergoyang tapi awas jagan rebutan yang pastinya pasti dapat tempat untuk berburu.

salam kapiten the kikuk van menner the koek

Anonim mengatakan...

Jadi, yang dangdutan malem ini dimana tepatnya dan mulai jam berapa? ikuuttt.... trus kira2 ada tempat nginep gak yah?? :)

anakperi mengatakan...

jangan lupa bawa nasi bungkus, lauk paha, tinggal mbrakot.

itok mengatakan...

mbrakot tuh bahasa apa? yg artinya? tinggal ngambil bgitu.
pengakuan dosan nih. aku pernah ditanya bule, jaman dulu banget. apa tarian khas di indonesia. jawabku tidak ada. kelupaan soal om gondrong bgini. maafin.

bahtiar mengatakan...

ga ikut bersih2 cuman ikut goyang boleh ... :)

Ruby mengatakan...

NANYA TEMAN SAYA mbrakot NGGROGOT (gigit) BA ITOK

 

Artikel Populer

Tjiliwoeng on Facebook

Copyright © KOMUNITAS PEDULI CILIWUNG BOGOR | Designed by Templateism.com | Published by GooyaabiTemplates.com