Hijaunya BOD Ciliwung

Helianthus UNPAK yang membuat ramai Mulung Ciliwung hari ini.

Mulung pagi ini 13/10/12 di bawah Jembatan Gantung Sekolah Kesatuan, Jl Sukamulya, Kelurahan Sukasari, Bogor Timur. Kumpul pukul 08.00 di lokasi. - - Tidak ada kontak person dan nomor telpon siapapun di sana. Rasanya sedikit beda dari biasa neh.

Bis Miniarta pagi ini lambat. Selain karena macet ala Bogor di Hari Sabtu tetapi juga karena memang nih pak supir sambil melamun. Atau ngimbangin kondisi mobilnya. Pas datang terlihat dari jembatan Bung Asun yg sibuk wawancara dan ngambil footage untuk pemutaran film di Hari Ciliwung 11 November nanti. Katanya mau ngundang Gubernur segala. Nih make kamera Om Hendra. Dia juga yg akan ngedit. Dan Om Panji Paser yg lagi ngorek-ngorek sampah yg ngambang di kolam kecil mata air yg saat ini warnanya berwarna hijau penuh lumut. Tentu saja ada sampah plastik mengambang dan sebuah pampers bayi.

Sekarang kan mulai dipromosikan pampers untuk orang dewasa. Wah semakin seru nih acara mulung kita. Alias bebas sungai Ciliwung dan banyak sungai-sungai lainnya semakin parah. Adakah perusahaan pampers punya inisiatif untuk mengolah kembali sampahnya?



Ketemu Ibnu dan 3 orang kawan perempuannya. Benar seperti yg dia pernah bilang minggu lalu saat maen ke kampusnya, kalau Helianthus tuh memang banyakan perempuannya. Ada Pak Zakaria dari bogorkita.com. Nawarin untuk menjadi corongnya hasil kerja LSM di seputaran Bogor. Pernah berkiprah di Pijar. Dan tentu saja Tante Ririn yg sibuk dengan karung sampahnya. Rupanya hari ini dia yg bertanggung-jawab menggulung baliho CILIWUNG RUKSAK HIRUP BALANGSAK plus karung sampah.

Hasil mulung hari ini didapat kurang dari 10 karung saja. Kita bersama berteriak ‘selamatkan Ciliwung degan tangan mu’, sesuai permintaan Om Asun untuk keperluan footage videonya. Tapi sungguh kita sendiri males tangannya kotor-kotoran. Ini berlaku untuk saya sendiri.


Sungguh kampanye paling efektif adalah ketika kita sendiri, masing-masing individu mempraktekkannya dalam keseharian. Tapi sebelum sang kesadaran hadir, menyatu dengan badan, rasanya kampanye apapun akan mental deh.

Siang itu ketika kami meninggalkan Sukamulya terlihat air yg surut. Tapi justru jadi terlihat lebih jernih. Kecuali kolam-kolam mata air di pinggiran sungai yg memang bebatuan, berwarna hijau penuh alga. Dari jauh sini, di atas jembatan sih keliatan keren. Tapi jelas BOD (Biochemical Oxygen Demand) nya tinggi.

Sambil jalan pulang melewati perumahan padat Kota Bogor dan sebuah Sekolah SD dan SMP (?), nyempetin nengok mata air di pager sekolahan. Dan banyak pipa yg dialirkan ke perumahan. Temen-temen dari Helianthus yg sekolahnya dari Fakultas Biologi segera pamitan karena berniat ke Bedogol. Mau survey tempat untuk pelantikan anggota baru, kata Nopi menjelaskan.


Sampe ketemu minggu depan Mbak.

Keterangan:
Air Yang Tercemar > BOD (Biochemical Oxygen Demand). BOD (Biochemical Oxygen Demand) artinya kebutuhan oksigen biokima yang menunjukkan jumlah oksigen yang digunakan dalam reaksi oksidasi oleh bakteri. Sehingga makin banyak bahan organik dalam air, makin besar B.O.D nya sedangkan D.O akan makin rendah. Air yang bersih adalah yang B.O.D nya kurang dari 1 mg/l atau 1ppm, jika B.O.D nya di atas 4ppm, air dikatakan tercemar.
Previous
Next Post »