Sebuah surat: "Aksi Ciliwung Memalukan"


Kemarin, kami (di sekretariat) mendapat sebuah surat pendek dari seorang kawan. Kawan tersebut adalah seorang Ketua RT di Kelurahan Tegal Gundil, Bogor. Kebetulan beliau sedang berada di lokasi pemulungan sampah Ciliwung hari Minggu lalu. Berikut isi suratnya ....
Setelah kegiatan pertama nggak nengok aksi Ciliwung, ada kesempatan pada aksi ke dua mampir ke Ciliwung.

Niat awal memang nggak bantu-bantu bersihin kali Ciliwung, wong kali Ciparigi depan rumahku saja masih kotor koq. Minggu depan aku mau nyontek aksi Ciliwung ah untuk bersih-bersih Ciparigi bareng warga RT-ku.

Karena nganggur, duduklah aku di tukang lotek dan ngobrol ngalor-ngidul dengan penduduk Lebak Kantin ngomongin orang-orang yang 'nggak punya kerjaan'. Ternyata aksi Ciliwung memalukan ... membuat malu mereka sebagai penduduk setempat, terjadi saling tunjuk diantara mereka tentang perilaku mereka yang selalu buang sampah ke Ciliwung.

Pulangnya ibu tukang lotek membungkus sampahnya dan membungkusnya dengan kertas koran. Mari kita perbesar aksi yang memalukan ini.
Pak RT, jadi maksudnya aksi ini memalukan, atau membuat malu??? heheheheee ....
Previous
Next Post »

2 Komentar

Click here for Komentar
Anonim
admin
26 Maret 2009 09.19 ×

Aku juga heran, haree gene masih ada ya orang2 "kurang kerjaan" mulungin sampah di tjiliwoeng di saat orang2 rame2 menjadikannya tempat sampah alami.

2 tahun lalu kita menyaksikan film "teluk jakarta under pressure", ada pasukan kebersihan pemda dki tiap hari membersihkan sampah di perairan teluk jakarta. Suatu "peperangan" yang tidak akan pernah mereka menangkan.

Gerakan membersihkan sungai tjiliwoeng adalah gerakan menciptakan "budaya malu buang sampah ke sungai". Bravo! memang setiap ide harus ada yang mulai, Komunitas ciliwung bogor sudah memulainya, InsyaAllah aku & P4W mendukung Abis.

Ernan P4W

Reply
avatar
Berang
admin
26 Maret 2009 21.37 ×

Wahh.. terima kasih banyak Pak Ernan.
Sebuah kehormatan bagi kami blog ini dikunjungi oleh Pak Ernan dan menyanjung kita pula... :)

Kami juga harus banyak belajar dari Pak Ernan dan dari P4W, semoga bapak-bapak bisa bantu kami.

Salam,
Een

Reply
avatar