Hujan dan Semangat Membara Laskar Karung di Usia 9 Tahun KPC Bogor

Selamat Ulang Tahun ke-9 KPC Bogor!



Tak terasa sudah 9 tahun sudah Komunitas Peduli Ciliwung Bogor (KPC Bogor) mulung sampah di Sungai Ciliwung. Keprihatinan, kepedulian dan aksi nyata, sejak pertama kali pada 15 Maret 2009 lalu, ternyata sudah 9 tahun dilakukan dengan konsisten setiap minggunya oleh para relawan dengan berbagai latar belakang yang tergabung dalam sebuah Organisasi Tanpa Bentuk (OTB) ini. Dan pada hari Sabtu, 18 Maret 2017, para relawan anggota OTB ini kembali turun ke Sungai Ciliwung, di kolong jembatan Jalak Harupat untuk kembali mulung sampah Ciliwung sekaligus merayakan 9 tahun usia KPC Bogor. 

Jam 8 pagi hari itu mendung gelap menaungi Kota Bogor. Gerimis rintik-rintik pun turun dan kemudian menjadi lebih lebat ketika jam sudah menunjukkan jam setengah 9. Belasan orang relawan telah menunggu di saung tepian sungai milik Karang Taruna Lubuk Sipatahunan, Kampung Lebak Kantin, Sempur. Sambil menunggu hujan deras agak sedikit reda, para relawan bertukar cerita dan saling berkenalan. Sejumlah relawan memang banyak yang baru sekali bertemu. Hari ini banyak relawan yang hadir, sampai 30-an relawan yang terjun ke Sungai Ciliwung pagi ini. Mereka adalah mahasiswa dari Akademi Kimia Analisis Bogor, kawan-kawan dari komunitas Ciliwung Katulampa sekaligus Kuncennya Pak Andi Sudirman, perwakilan dari BPSDA Ciliwung Cisadane, kawan-kawan relawan perseorangan dari berbagai latar belakang (dari anak SMA, mahasiswa hingga warga Bogor lainnya) dan seorang reporter berita yang sedang liputan. 

Jam 9 pagi akhirnya kami turun ke sungai. Kami mendapatkan informasi dari penjaga Katulampa bahwa kondisi aman sehingga kami bisa turun ke tepian sungai. Hujan masih belum reda, kami berkumpul tepat di kolong Jalak Harupat. Pembukaan acara di sampaikan oleh Suparno Jumar kemudian dilanjutkan doa bersama untuk kelancaran kegiatan. Para Laskar Karung pun kemudian melanjutkan dengan aksi mulung sampah di sekitar sungai. Hujan tak membuat para relawan gentar. Ada yang membersihkan di sekitar kolong jembatan yang aman dari hujan, namun ada pula yang bermodal payung, jas hujan dan bahkan berhujan-hujanan untuk membersihkan sungai di bawah guyuran hujan. Beberapa foto di bawah ini adalah gambaran kegiatan aksi hari ini. 

Bagian Sungai Ciliwung yang berbatasan dengan Kebun Raya Bogor, meski hujan para relawan tetap beraksi.

Para pemburu Anakonda Ciliwung, sampah yang melilit di bebatuan yang sulit dilepaskan.

Sungai Ciliwung yang ramai oleh para relawan Laskar Karung peduli Ciliwung. 





Foto bersama sebelum mulung sampah sungai dimulai

Sekitar satu jam kami mengumpulkan sampah-sampah Ciliwung hingga akhirnya seluruh karung yang disiapkan habis tak tersisa. Aksi bersih diakhiri dan kami berkumpul di saung warkop yang bersahaja di tepi Ciliwung. Warung kopi ini memang menjadi favorit para Laskar Karung sehabis mulung di Jalak Harupat, untuk berdiskusi tentang sungai, tentang gerakan lingkungan atau hanya sekadar bersantai melepas lelah sehabis mulung sampah sungai. Di warkop ini kemudian kegiatan dilanjutkan dengan bincang-bincang santai. Pak Tisna membuka diskusi sekaligus menceritakan sedikit tentang apa itu KPC Bogor. Dipandu santai oleh Om Suparno, diskusi pun mengalir. Ririn Rinenggo Siwi yang adalah relawan yang sudah senior menceritakan sekilas tentang sejarah komunitas ini. Kemudian satu persatu para relawan mengungkapkan pesan dan kesannya terhadap kegiatan yang telah dilakukan. Para relawan yang baru pertama kali hadirpun menyampaikan bagaimana kesannya. 


Hingga kemudian sekitar jam setengah 11 siang, hujan pun sudah mulai reda, kegiatan ditutup dan para relawan kembali ke aktivitas masing-masing. 

Selamat ulang tahun KPC Bogor yang ke-9. Semoga mimpi Ciliwung bersama segera terwujud.


Previous
Next Post »